KTA Permata

KTA Permata 2021: Penuhi Kebutuhan Finansial Anda

Anda yang sedang membutuhkan pembiayaan untuk pendidikan, kesehatan, renovasi rumah, liburan atau pernikahan, tidak perlu khawatir lagi. Kini hadir KTA Permata yang bisa membantu kebutuhan finansial dengan plafon tinggi yang ditawarkan. KTA Bank Permata, menyediakan plafon pinjaman mulai Rp 5 juta hingga Rp 300 juta. Tentunya ini cocok bagi Anda yang membutuhkan pembiayaan tinggi. Anda bisa cek di bawah ini mengenai pengajuan KTA Permata!

Syarat Pengajuan KTA Permata

Anda yang hendak mengajukan pinjaman KTA Permata Bank, sebaiknya memenuhi beberapa persyaratan berikut. Dengan memenuhi persyaratan, maka peluang KTA Permata disetujui semakin besar. Adapun persyaratan pengajuan KTA Permata yaitu; berusia minimal 21 hingga 50 tahun dengan minimal penghasilan Rp 5 juta per bulan. Anda berprofesi sebagai profesional, karyaswasta atau karyawan. Untuk mengajukan KTA Permata ini, Anda sebaiknya berada di wilayah Bali, Makasar, Bandung, Surabaya, Medan, dan area Jabodetabek.

Menghindari KTA Permata ditolak, Anda sebaiknya juga melengkapi dokumen seperti fotokopi NPWP, kartu kredit (jika ada), KTP dan formulir pengajuan lengkap.

Untuk pengajuan KTA Permata, Anda bisa mengajukan KTA Permata online dengan mengunjungi laman PermataBank.com. Di laman tersebut, Anda akan diminta mengisi formulir pengajuan KTA Permata. Jika sudah, apply formulir tersebut dan tunggu konfirmasi dari pihak Permata Bank.

KTA Permata Syariah

Selain melalui Bank Permata konvensional, KTA Permata juga bisa Anda ajukan melalui KTA Permata Syariah. Bagi Anda yang menginginkan transaksi bebas riba, maka KTA Permata Syariah inilah yang patut Anda coba. 

Dengan mengambil KTA Permata Syariah, Anda bisa menikmati margin rendah, yakni 1.15% setiap bulannya bagi nasabah baru dan untuk nasabah lama hanya 0.99% setiap bulannya. Selain itu, Anda juga bisa menikmati plafon pinjaman hingga Rp 300 juta dengan tenor pinjaman hingga 60 bulan.

KTA Permata Syariah ini menggunakan akad jual beli atau murabahah, sehingga Anda juga akan dibebaskan dari uang jaminan atau uang muka. Selain itu, Anda juga dibebaskan dari biaya administrasi. Adapun denda keterlambatan, KTA Permata Syariah menerapkan sistem berikut:

Jika saldo Anda di atas Rp 48 juta maka denda keterlambatan senilai Rp 200 ribu. Jika saldo Anda antara Rp 24 juta hingga Rp 48 juta maka denda keterlambatan senilai Rp 100 ribu. Jika saldo Anda di bawah Rp 24 juta maka denda keterlambatan senilai Rp 50 juta.

Simulasi KTA Permata Syariah

KTA Permata Syariah menghadirkan tabel simulasi bagi Anda yang hendak memperkirakan cicilan setiap bulannya. Berikut besar cicilan per bulan yang bisa Anda perhatikan dalam tabel simulasi KTA Permata Syariah.

Besar Pinjaman Jangka Waktu Pinjam dan Besar Cicilan
12 Bulan 24 Bulan 36 Bulan
Rp 10 juta Rp 932.333 Rp 515.667 Rp 376.778
Rp 20 juta Rp 1.864.667 Rp 1.031.333 Rp 753.556
Rp 30 juta Rp 2.797.000 Rp 1.547.000 Rp 1.130.333
Rp 40 juta Rp 3.729.333 Rp 2.062.667 Rp 1.507.111
Rp 50 juta Rp 4.661.667 Rp 2.578.333 Rp 1.883.889
Rp 100 juta Rp 9.323.333 Rp 5.156.667 Rp 3.767.778
Rp 200 juta Rp 18.646.667 RP 10.313.333 Rp 7.535.556
Rp 300 juta Rp 27.970.000 Rp 15.470.000 Rp 11.303.333

 

Risiko Kematian, Pelunasan, dan Keterlambatan Pengajuan KTA Permata

Pengajuan KTA Permata ini akan semakin mudah jika Anda memiliki KTA Permata Payroll. Dengan segala kelebihan yang dimiliki oleh KTA Permata, ada pula beberapa risiko yang perlu Anda tahu dengan mengambil KTA Permata.

Pertama, risiko kematian. Jika Anda tidak mendaftar asuransi jiwa, maka jika Anda meninggal sebelum KTA Permata lunas, maka sisa cicilan akan dilimpahkan ke ahlis waris Anda.

Dua, jika pelunasan dipercepat, maka Anda menanggung biaya pelunasan sebesar 7% dari sisa pinjaman Anda. Hitungannya; “Sisa Pinjaman” ditambah “7% dari sisa pinjaman Anda” ditambah bunga berlaku saat itu.

Tiga, jika terjadi keterlambatan bayar cicilan KTA Permata, Anda akan dikenakan denda sebesar 5% atau minimal Rp 150 ribu dari cicilan Anda.