World Book Day: Hari Buku Sedunia Ke-21

Artikel
TIDAK banyak yang peduli terhadap peringatan Hari Buku Sedunia yang jatuh pada 23 April hari ini. Sekurang-kurangnya tak seheboh Valentine’s Day, Februari lalu. Padahal bagi kalangan terpelajar buku adalah simbol ilmu pengetahuan. Pepatah Latin menyebut, doctus cum libro. Orang menjadi pandai karena buku. Jangan-jangan sebagian besar kalangan terpelajar kita, belum pernah dengar Hari Buku Sedunia (World Book Day). Tapi tak masalah. Sepanjang masyarakat kita sudah gemar membaca dan mencintai buku, maka ada atau tidak ada Hari Buku Sedunia, tidaklah menjadi persoalan. Sebab, salah satu tujuan UNESCO, menetapkan Hari Buku Sedunia adalah untuk kampanye agar masyarakat terutama kaum muda menyukai kegiatan membaca. Seseorang hanya dapat disebut terpelajar karena buku yang sudah dibacanya atau yang sudah diterbitkannya. Gambaran masyarakat kita esok hari sebagai masyarakat yang berbasis ilmu pengetahuan adalah masyarakat yang terdidik, dan masyarakat yang…
Read More

ENTREPRENEURSHIP PUSTAKAWAN, MEWUJUDKAN PASSION MENJADI PRESTASI

Artikel
Pustakawan adalah orang yang bekerja di perpustakaan dan membantu orang menemukan buku, majalah dan informasi lainnya(1). Pustakawan adalah seseorang yang melaksanakan kegiatan perpustakaan dengan jalan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas lembaga induknya berdasarkan ilmu perpustakaan, dokumentasi, informasi yang dimilikinya melalui pendidikan.(2) Perpustakaan tidak sekedar ruang dan gedung, tidak sekedar berisi buku, tidak sekedar memberikan informasi tapi juga hiburan, tidak sekedar layanan tapi juga memberikan “candu” bagi penggunanya. Perpustakaan harus diminati, perpustakaan harus dikunjungi, perpustakaan harus dikaji, perpustakaan harus membawa perubahan, perpustakaan harus bisa merubah perilaku. Setujukah dengan pernyataan tersebut ? Apakah google dan wikipidia disebut juga sebagai Pustakawan atau Perpustakaan ? Apakah Pustakawan harus kuliah di jurusan Perpustakaan ? Bagaimana dengan orang orang yang bekerja di Perpustakaan tapi tidak paham dengan Ilmu perpustakaan, hanya paham dengan katalog dan…
Read More

Sejarah World Book Day

Artikel
Hari Buku Dunia ditetapkan oleh UNESCO sebagai perayaan di seluruh dunia buku dan membaca, dan ditandai di lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Pertama kali Hari Buku di rayakan di Inggris dan Irlandia, di mana saat itu mawar dan buku-buku yang diberikan sebagai hadiah kepada orang-orang terkasih di St George's Day - sebuah tradisi mulai lebih dari 80 tahun yang lalu. Peringatan Hari Buku di Inggris dan Irlandia jatuh pada tanggal 4 Maret, namun demikian sebagian besar negara negara lain di dunia merayakan setiap 23 April. Perayaan ditandai oleh kemitraan antara Penerbit, Perpustakaan, Sekolah yang bertujuan mempromosikan buku sebagai media pengkayaan pribadi. Perayaan juga bertujuan untuk menciptakan kecintaan buku kepada anak anak, supaya mereka memiliki kesempatan memiliki buku sebagai koleksi pribadi dan menjadi kebanggan anak. Di Indonesia World Book…
Read More

Goodreads Indonesia Semarang Tumbuhkan Minat Baca dari “Dua Dunia”

Artikel
Minat baca masyarakat Indonesia masih rendah.  Tantangan itulah yang ingin ditaklukkan para kawula muda yang tergabung dalam komunitas Goodreads Indonesia (GRI) Semarang. Apa saja yang sudah mereka lakukan? Buku adalah jendela dunia. Kalimat itulah yang menumbuhkan spirit bagi anak –anak muda GRI Semarang untuk menyebarkan semangat rajin membaca. Itu juga sejalan dengan visi dan misi GRI yang ingin selalu berperan aktif dalam dunia perbukuan dan aktivitas membaca di Indonesia.   Koordinator GRI Semarang Cahyaningtyas Kushardina mengatakan, komunitas mereka berdiri pada akhir 2010. “Adanya GRI Semarang ini juga tak lepas dari Goodreads Indonesia sejak 2007. Jadi, ini seperti salah satu cabangnya,” ucap Cahyaningtyas. [caption id="attachment_454" align="aligncenter" width="454"] Goodreads[/caption] Goodreads Indonesia sejatinya adalah sebuah situs jejaring social para pembaca di seluruh belahan dunia. Situs tersebut memungkinkan seseorang untuk melihat isi “rak” buku. Masyarakat…
Read More