“PELATIHAN MANAGEMENT PERPUSTAKAAN”

Artikel, Berita
Sebagai lembaga yang berkomitmen terhadap perpustakaan, pencerdasan bangsa, peningkatan minat baca masyarakat dengan berkonsentrasi pada manajemen perpustakaan. Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Rembang mengadakan kegiatan  “Pelatihan Managemen Perpustakaan” yang berlokasi di Aula Wakil Bupati selama 3 hari (25-27 April 2017). Kegiatan dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Rembang Drs Edi Winarno, M.Pd, M.Hum. Dalam sambutannya disampaikan bahwa akan ada pendampingan dan forum perpustakaan “ Setelah pelatihan secara periodik peserta akan difasilitasi dengan pendampingan. Endingnya adalah membentuk adanya forum perpustakaan untuk mempermudah akses informasi tentang perpustakaan” Hal ini sejalan seperti yang disampaikan oleh Ibu Trini Haryanti selaku Direktur YPPI yang menyampaikan bahwa Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) mempunyai komitmen pengembangan perpustakaan di Rembang. Dalam sambutannya disampaikan “YPPI saat ini…
Read More

Hari Kesadaran Autis Dunia

Artikel, Berita
Pada hari minggu kemarin (2 April 2017) seluruh dunia memperingati hari kesadaran autis Sedunia (World Autism Awareness Day). Berbagai bentuk peringatan disuguhkan, ada yang membuat suatu event bersama dengan anak-anak berkebutuhan khusus, ada juga dengan kampanye peduli autis. Indonesia merupakan salah satu negara yang memperingati hari autis dengan berbagai acara di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bogor, dan Solo, yang dilakukan dengan menampilkan pertunjukkan dari anak-anak yang berkebutuhan khusus. Hari autis ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap masalah-masalah autisme serta meningkatkan informasi mengenai pentingnya diagnosa awal gejala autisme dan individu penyandang autisme itu sendiri. Seluruh tingkat masyarakat harus memahami bagaimana dan apa itu autisme, sehingga hak-hak individu terpenuhi dan  tidak terjadi diskriminasi dalam kehidupan bermasyarakat. Edukasi terhadap orang tua dan bagaimana masyarakat dapat menerima dengan baik anak berkebutuhan khusus menjadi poin penting dalam…
Read More

Gadget pada Anak: Harus Bijak!

Artikel, Berita
Globalisasi ternyata membawa dampak positif dan negatif sekaligus, entah harus berterima kasih atau menyesal menyadari bahwa teknologi canggih telah dan akan terus menjadi bagian vital dalam hidup masyarakat pada umumnya. Tak terkecuali dalam hidup anak-anak, gadget atau smartphone bak pengganti boneka Barbie atau robot-robotan bagi anak era 90-an. Perangkat canggih ini tidak jarang dijadikan 'senjata' para Orang Tua untuk membujuk anaknya ketika ia merajuk. Ya, memang, sah-sah saja selama penggunaannya bijak. Sikapi penggunaan gadget untuk anak dapat dimulai dengan melakukan pembatasan terhadap waktu penggunaan anak. Untuk anak usia 6 tahun, penggunaan gadget sebaiknya tidak lebih dari 2 jam per hari. Selanjutnya, bijak yang dimaksud adalah awasi penggunaannya. Beruntung lah kita yang hidup di era digital. Tidak hanya di dunia nyata saja yang tersedia ruang publik ramah anak, melainkan juga di dunia maya. Google telah meluncurkan mesin…
Read More

Donasikan Mainan Layak Gunamu, Yuk!

Artikel
  Ada 'Terima' ada 'Kasih'. Berbagi tak pernah boleh pergi dari diri, meski sesulit apapun kita. -Helvy Tiana Rosa Kalimat bijak tersebut bak tamparan kecil untuk masing-masing pribadi. Meski pun dalam keadaan sulit, tidak ada alasan untuk tidak berbagi. Layaknya kisah tukang becak yang rajin berbagi. Penghasilan? Tidak perlu ditanyakan, bisa kita bayangkan sendiri betapa pas-pasan--bahkan dapat dikatakan masih jauh dari Upah Minimum Regional sebagai standar kecukupan hidup di Ibu Kota. Namun dengan segala keterbatasannya, tukang becak tersebut selalu sedekah setiap hari Jumat. Tentu, bukan sedekah harta yang beliau lakukan, namun sedekah tenaga. Ya, masih banyak cara lain untuk berbagi selain dengan memberikan segulung uang kertas. Akhirnya, Tuhan memberi jalan kepada tukang becak tersebut untuk bertamu ke rumahNya. Dari kisah tersebut, seorang yang berada dalam kondisi finansial memprihatinkan saja masih…
Read More

YPPI Back to Campus!

Berita
Senin lalu, 20 Maret 2017, YPPI Back to Campus hadir di Universitas Indonesia. Program Back to Campus ini diselenggarakan di setiap kampus yang memiliki program studi ilmu perpustakaan pada khususnya dan diselenggarakan dalam bentuk kuliah umum kepada program studi Ilmu Perpustakaan angkatan 2015. Suatu kehormatan saat Bapak Dr. H. Zulfikar Zen, S.S., M.A. dan jajaran dosen ikut serta dalam acara YPPI Back to Campus, sehingga komunikasi dua arah terjadi dengan suasana kondusif. Acara dimulai pukul 09.30 WIB di aula Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. Audiens yang mayoritas mahasiswa semester 4 ini, masih harus memahami lebih dalam mengenai konsep perpustakaan terutama manajemen perpustakaan. Sebuah gedung yang berisi rak buku yang tertata rapi agaknya masih menjadi gambaran umum yang melekat di benak para mahasiswa ketika mendengar kata perpustakaan. Padahal, eksplorasi perpustakaan telah dilakukan seperti perpustakaan keliling menggunakan mobil, perpustakaan terapung, hingga pustaka bergerak…
Read More

Tumbuhkan Kebiasaan Membaca Dengan Menyediakan Pojok Baca Di Rumah

Artikel
Tumbuhkan kebiasaan membaca, mungkin kah? Faktanya, rata-rata orang di dunia membaca kurang dari satu buku per tahunnya. Terlebih di Indonesia, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen (UNICEF, 2012). Ironi, di saat perpustakaan skala nasional sudah memadai dan tanpa memungut biaya justru kendala utama terdapat pada jumlah pengunjung yang sepi karena rendahnya minat masyarakat Indonesia untuk membaca. Selain Pemerintah yang telah menggalakan gerakan membaca 15 menit pada siswa sebelum pelajaran dimulai, masyarakat termasuk kita wajib mendukung gerakan tersebut dengan menumbuhkan kebiasaan membaca di rumah. Memiliki buku di rumah dua kali lebih penting daripada tingkat pendidikan Ayah (Research in Social Stratification and Mobility, 2010). Masih ingat kisah seorang anak tukang becak yang menjadi lulusan terbaik di kampusnya dan mendapat beasiswa ke Inggris? Hal tersebut membuktikan bahwa dengan pembelajaran berulang dan tekad, seseorang dapat…
Read More