Kapuspen Kemendagri, Bahtiar mengunjungi kantor YPPI di kawasan Kayu Putih, Jakarta Timur

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Bahtiar, bersilaturahmi ke kantor Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) pada Selasa, 10/9/2019. Bahtiar ditemani beberapa kolega dalam kunjungannya. Dalam kunjungan ini, Bahtiar menyampaikan berbagai hal terkait concern/perhatiannya dalam bidang literasi atau perpustakaan.

Bahtiar bertemu dengan Trini Haryanti, pendiri sekaligus direktur YPPI beserta staf. Membahas isu literasi di Indonesia, kedua pihak merasa bahwa dalam mengembangkan isu literasi, minat baca, perpustakaan, perlu kerjasama berbagai pihak. Pemerintah secara nyatanya memiliki keterbatasan dalam menjangkau penduduk Indonesia yang berjumlah 266.534.836, yang tidak semua dapat tersentuh pendidikan formal.

Bahtiar merasa senang dan merasa bahwa organisasi atau pihak seperti YPPI di Indonesia dapat menjadi contoh di Indonesia dan dapat mengisi ruang kosong keterbatasan pemerintah dalam pelayanan masyarakat ke seluruh masyarakat Indonesia. Komunitas atau organisasi dapat turut membantu peran pemerintah dalam pengembangan literasi dan pendidikan di Indonesia.

Bahtiar turut mengucapkan rasa terimakasih kepada Kepala PerpusNas, Syarif Bando beserta jajarannya dalam membantu pengembangan perpustakaan di Indonesia. Beliau juga menyerahkan dua buku kepada pihak YPPI, yang juga ia tulis sendiri, berjudul ‘Ancaman Radikalisme dalam Negara Pancasila’.

YPPI merupakan sebuah organisasi nirlaba (NGO) yang concern dan bergerak dalam bidang pengembangan literasi dan perpustakaan di Indonesia. Didirikan oleh seseorang yang walaupun bukan lulusan Ilmu Perpustakaan namun memiliki jiwa perpustakaan dan pengembangannya yang sangat tinggi.

YPPI telah berdiri selama 13 tahun dengan berbagai program dengan bekerjasama dengan berbagai pihak. Program ini meliputi hibah buku, program pengadaan mobil informasi/perpustakaan keliling, pembangunan dan aktivasi BI Corner serta Pojok Baca dan Dongeng (PBD) di berbagai wilayah di Indonesia, memberdayakan perpustakaan sekolah, taman bacaan masyarakat, pendampingan dan pembelajaran masyarakat (seperti praktik memasak, praktik keterampilan, diskusi kesehatan), pelatihan, dan rumah kreatif. YPPI terus mengupayakan program yang dapat memberi manfaat dalam isu perpustakaan dan literasi ini dengan terus berupaya bekerjasama dengan berbagai pihak agar pengembangan perpustakaan, literasi masyarakat di Indonesia menjadi lebih baik lagi.