MATA NAJWA “MENEBAR VIRUS BACA”

Dimulai dari ketidaktahuan akan perpustakaan menjadi awal munculnya para penggiat literasi. Mereka dengan senang hati membangun, membantu serta memperjuangkan hak-hak anak bangsa dalam menerima pendidikan terutama melek baca. Melalui tayangan Mata Najwa “Menebar Virus Baca” kita tahu betapa perjuangan para penggiat literasi dalam menebarkan virus baca. Hal tersebut dibuktikan dengan tersebarnya penggiat literasi dengan berbagai keunikan seperti motor pustaka, ontel pustaka, perahu pustaka, noken dan mobil perpustakaan keliling. Sistem jemput bola ini tidak mudah, penuh perjuangan bagi penggiat literasi mulai dari jarak tempuh, menciptakan minat baca dan keterbatasan buku bacaan. Selain itu, untung rugi menjadi penggiat literasi tidak dilihat dari materiil. Banyak pertanyaan yang dilontarkan kepada penggiat literasi, apa keuntungan bekerja menjadi pustaka keliling? sampai kapan kalian akan bekerja seperti ini? jawaban yang begitu mudah yaitu dengan melihat anak-anak membaca dan tersenyum ketika membawa buku merupakan rasa kepuasan tersendiri bagi kami (penggiat literasi). Berikut kami kutip catatan akhir dalam Mata Najwa dalam Menebar Virus Baca:

 

  1. Bangsa yang besar pasti menghargai ilmu pengetahuan menempatkan buku dengan penuh kemuliaan.
  2. Menjadikan bacaan sebagai bagian penting kehidupan fondasi bagi melesatnya berbagai kemajuan.
  3. Apalagi republik ini didirikan orang-orang yang gila membaca tekun bergelut dengan segala ide dan kata-kata.
  4. Sudah seharusnya negara bersikap serius pada literasi menyiapkan generasi yang mencintai argumentasi
  5. Jangan biarkan anak-anak tumbuh dalam taklid buta yang dididik hanya untuk tunduk begitu saja.
  6. Dengan budaya membaca di atas rata-rata sebuah bangsa punya modal untuk menjadi istimewa
  7. Rakyatnya akan berwawasan luas dan terbuka yang tak minder dalam menghadapi dunia.
  8. Sanggup bersaing dalam penemuan produktif dalam penciptaan bukan bangsa konsumen bak sapi perahan.
  9. Ini tantangan yang harus kita upayakan sepenuh hati bersama turun tangan untuk gerakan literasi

Harapan adanya apresiasi dari Mata Najwa semoga para pejuang literasi semakin terinspirasi untuk menebarkan virus baca ke seluruh wilayah Indonesia. Gerakan literasi dapat dimulai dengan gerakan-gerakan kecil seperti mendonasikan buku kepada penggiat literasi yang ada di pelosok daerah dengan biaya kirim gratis setiap tanggal 17 melalui Pos Indonesia.

 

Sumber: Mata Najwa

About the author: Fithan