Bagaimana Adaptasi Perpustakaan?

Bagaimana Adaptasi Perpustakaan?

Perkembangan yang terjadi dari satu zaman ke zaman lain telah menjadikan perpustakaan memasuki era digital, yakni suatu era yang menimbulkan pertanyaan, “apakah kita ini hidup di masa kini atau masa akan datang?,” pertanyaan ini timbul karena hampir segala sesuatu yang semula tidak terbayangkan akan terjadi pada saat ini, secara tiba-tiba muncul di hadapan kita. Sejenak coba kita lihat masa lampau. Untuk mengetahui apa yang terjadi di negara lain, kita membutuhkan waktu berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Contoh lain, ketika kita mengakses informasi tertentu dari perpustakaan yang sistem temu kembali informasinya (katalog dan index) masih menggunakan sistem manual, kita harus pergi ke perpustakaan dan membuka-buka lemari katalog dan menyisir katalog yang memuat informasi yang kita butuhkan. Proses ini tentu membutuhkan waktu yang lama.

Sumber: bicaraperpustakaan.com

Sekarang akses informasi cukup dilakukan dengan duduk di depan komputer atau menggunakan berbagai gawai yang modern dengan membuka alamat website dari katalog perpustakaan atau website lainnya, lalu dalam hitungan detik, informasi dari belahan dunia manapun dapat dengan mudah kita dapatkan. Masa akan datang seolah olah dipercepat keberadaan berkat kemajuan teknologi informasi. Kuncinya ternyata adalah pada ICT (Information and Communication Technology) yang telah diakui dunia sebagai satu sarana dan prasarana utama untuk mengatasi masalah informasi yang terkendala dengan ruang dan waktu.

Sumber: Suwarno, Wiji (2010), Ilmu Perpustakaan & Kode Etik Pustakawan, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media

 

About the author: Ryan Rubby