Berkembangnya teknologi informasi mempengaruhi keberadaan perpustakaan saat ini, dimulai dari perpustakaan tradisional, semi tradisional hingga perpustakaan digital. Hal tersebut, menuntut keberadaan perpustakaan untuk berkembang pesat dari waktu ke waktu sebagai pelaku perubahan (agent of change). Dikatakan demikian, karena perpustakaan merupakan tempat berbagai informasi tersimpan, pun sesungguhnya embrio intelektual diciptakan.

Keberadaan  perpustakaan digital memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi yang diperlukan dengan bermodalkan komputer/laptop dan akses internet. Perubahan ini memunculkan pertanyaan,  apakah dengan adanya perpustakaan digital menggantikan perpustakaan konvesional? Kita lihat dari fungsi perpustakaan yang menjadi dasar gerak perkembangan perpustakaan. Sulistyo-basuki (1991) menjabarkan fungsi perpustakaan dalam kehidupan masyarakat meliputi:

  1. Fungsi simpan karya, yaitu perpustakaan menyimpan karya masyarakat dalam bentuk buku, majalah, surat kabar atau informasi terekam lainnnya.
  2. Fungsi informasi, yaitu perpustakaan memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada pemustaka tentang sesuatu hal yang diperlukan.
  3. Fungsi pendidikan, yaitu perpustakaan sebagai pendukung kurikulum pendidikan yang telah tercantum di UU No. 43 tahun 2007 tentang perpustakaan. Dalam ayat lain dijelaskan bahwa perpustakaan bertujuan memberikan layanan kepada pemustaka serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdasakan kehidupan bangsa.
  4. Fungsi rekreasi, selain menjadi tempat rekreasi perpustakaan juga menjadi tempat yang menghasilkan kreasi baru dari karya-karya orang lain yang telah dipublikasikan.
  5. Fungsi kultural, perpustakaan sebagai media dalam rangka melestarikan dan mengembangkan kebudayaan. Kegiatan yang dilakukan seperti pemutaran film dokumenter, les bahasa, story telling dan lain-lain.

Dari fungsi-fungsi tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa perpustakaan konvensional tetap memiliki tempatnya tersendiri. Pun keberadaan perpustakaan digital menjadi sajian baru bagi khalayak yang lebih familiar dengan ruang maya dan segala kelengkapannya.

 

 

Sumber : Suwarno, Wiji (2011), Perpustakaan & Buku: Wacana Penulisan & Penerbitan, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media