Sabtu, 3 Februari 2018, Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) berkunjung ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cilegon-Banten untuk mendonasikan buku kepada kawan-kawan penghuni Lapas. Dengan keterbatasan informasi yang bisa diakses di dalam Lapas, buku menjadi salah satu cara mendapatkan informasi pun sebagai hiburan bagi warga binaan didalamnya.

Dok. Pribadi. Serah terima donasi buku

Sekitar pukul 09.30 WIB, tim YPPI sampai di Lapas Cilegon dan disambut langsung oleh beberapa petugas keamanan, salah satu diantaranya adalah Edrawanto, Kasubsi Pembinaan Lapas Kelas III Cilegon. YPPI mendonasikan bahan bacaan buku dan Al-Qur’an. Donasi tersebut didukung oleh The Asia Foundation sebagai salah satu partner YPPI. Sesaat setelah serah terima dilakukan, tim YPPI diajak ke dalam Lapas untuk berbincang dengan salah warga binaan Lapas.

Dok. Pribadi. Tim YPPI bersama warga binaan dan petugas Lapas

“Sebenarnya, kami sudah punya rencana untuk membuat lokasi khusus perpustakaan di depan taman. Lokasi perpustakaan yang ada sekarang berada di samping masjid, jauh dari kamar. Waktu keluar binaan juga terbatas, sehingga kawan-kawan Lapas yang belum selesai membaca buku membawa buku tersebut ke dalam kamar masing-masing. Alhasil, buku di perpustakaan tersebut sering habis. Hanya saja, pembuatan perpustakaan yang baru masih terkendala buku dan rak atau bisa dibilang biaya untuk membuat fasilitas rak tersebut”, ungkap Dadang salah seorang petugas Lapas Cilegon.

Dok. Pribadi. Salah satu sudut perpustakaan di dalam Lapas Cilegon

“Tentunya kami sangat berterima kasih dengan adanya bantuan buku dari kawan-kawan”, imbuhnya. Setelah perbincangan mengenai perpustakaan selesai, tim YPPI diajak berkeliling sambil melihat Balai Latihan Kerja (BLK) dari Lapas Cilegon.

Dok. Pribadi. Salah satu pojok Balai Latihan Kerja Lapas Cilegon

 

 

Bagi teman-teman yang ingin mendonasikan buku. Bisa dikirimkan ke:

Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia

Jl. Kayu Putih VC No. 54, Pulogadung, Jakarta Timur 13210

08-133-133-8000