Melek Literasi: Betulkah Sekadar Baca Tulis Hitung?

Artikel
Ternyata sekadar memiliki kemampuan membaca, menulis dan aritmatika (calistung) saja belum dapat dikatakan melek literasi. Lebih dari sekadar mengenal aksara, memahami dan menginternalisasi nilai yang ia dapat dari membaca, menulis dan berhitung lah yang disebut literasi. Tidak berhenti sampai di situ, makna literasi adalah kondisi ketika seseorang mampu menginterpretasikan, mengaktualisasikan, dan mengamalkan pada orang lain dan menghubungkan antara nalar dan norma berdasarkan makna yang ia ambil. Seperti apa literasi pada kehidupan sehari-hari? Sederhana saja, ketika penumpang Kereta Rel Listrik selain orang yang berhak mengisi tempat duduk prioritas--yakni Ibu mengandung atau Ibu yang membawa anak kecil, orang lanjut usia, dan penyandang disabilitas. Memang, ketika gerbong KRL sepi dan tidak banyak penumpang, sah-sah saja untuk duduk di bangku prioritas tersebut. Namun, lain halnya ketika kondisi gerbong sedang ramai, orang yang diprioritaskan justru berdiri dan orang yang…
Read More

CSR: Hibah Buku Untuk Semua

Artikel
Kuantitas lebih dari kualitas. Berdirinya perpustakaan sebagai bangunan fisik ternyata belum cukup. Ketersediaan buku pun merupakan salah satu indikator utama yang menentukan bagus atau tidaknya manajemen perpustakaan. Buku yang dimaksud yakni yang layak baca--tidak sobek, penyampulan dengan katalogisasi, dan penempatan buku di rak sesuai kategori. Sebagai bentuk dukungan non-finansial kepada lembaga, yayasan, komunitas, atau pun kelompok yang peduli literasi melalui hibah buku. Berkat kerja sama dengan partner, Asia Foundation, YPPI menjalankan tugas menyalurkan buku-buku kepada pihak yang membutuhkan (non-individu). Di samping itu, YPPI menyediakan buku dari dana pribadi yayasan sebagai bentuk CSR. Seperti pada tahun 2015, sebelumnya sejumlah mahasiswa yang melaksanakan program KKN (Kuliah Kerja Nyata) ingin membagikan buku pada anak-anak di lokasi KKN, maka buku yang dihibahkan akan YPPI seleksi terlebih dahulu sesuai dengan bacaan anak-anak. Sebelum menghibahkan buku, YPPI akan melakukan verifikasi data tentang rincian…
Read More

Perpustakaan Keliling

Galeri
Tersedianya perpustakaan di institusi pendidikan atau pun di daerah ternyata tidak cukup menjawab permasalahan rendahnya minat baca masyarakat. Meskipun sarana dan prasarana memadai, terdapat faktor lain yang menghambat masyarakat mengakses perpustakaan yakni keterjangkauan. Daya jangkau masyarakat terhadap masyarakat terbatas. Jarak tempuh dari tinggal ke perpustakaan, infrastuktur jalan yang tidak rata, terbatasnya transportasi umum mau pun pribadi ini lah faktor yang menyebabkan masyarakat tidak dapat mengakses sumber ilmu yang tersedia di perpustakaan. Tidak berhenti sampai di situ, ketika masyarakat yang dapat menjangkau perpustakaan pun tidak rutin berkunjung sehingga penggunaan perpustakaan kurang optimal. Tidak jarang ketika berkunjung ke perpustakaan, yang kita temukan hanya pustakawan dan segelintir pengunjung. Pengunjung pun tidak selalu berarti pembaca. Umumnya, buku-buku masih tersusun rapi karena jarang diakses. YPPI melihat tantangan tersebut dan menjadikannya sebagai peluang. Untuk itu, tercetus lah ide untuk…
Read More

PSBI Pojok Baca dan Dongeng Tahun 2017

Artikel, Berita
Pojok baca dengan desain wallpaper yang menarik serta alat peraga edukatif akan menarik minat baca anak untuk selanjutya membaca buku. Lingkungan fisik dan lingkungan sosial yang memadai akan mendukung proses belajar anak melalui buku. Lalu, mengapa dongeng? Metode pembelajaran melalui dongeng paling efektif diterapkan pada siapa pun termasuk pada anak usia  akhir balita hingga usia prasekolah. Melalui dongeng, perbendaharaan kata anak akan bertambah dan otak anak akan memproses bahasa atau istilah tertentu  menjadi sebuah makna. Melalui dongeng, keuntungan akan dirasakan baik oleh pendongeng atau pun pendengar karena kegiatan tersebut akan mengaktifkan beberapa area di otak dan membangun koneksi nyata antara keduanya. Daripada menceritakan per poin secara langsung tentang baik buruknya suatu hal, akan lebih mudah bagi anak untuk mencerna nilai baik dan buruk dari suatu rangkaian peristiwa melalui dongeng. Tahun…
Read More

SEPULUH TAHUN YPPI: SERIBU KILOMETER SERIBU BUKU

Berita
[caption id="attachment_2163" align="alignnone" width="610"] Pembagian Buku di Gerbong Kereta Api[/caption] YPPI merayakan hari jadi ke-10 yang jatuh pada Selasa, 10 Januari 2017 lalu dengan menyusuri jalan sepanjang 1.000 kilometer dan membagikan buku sebanyak 1.000 eksemplar kepada semua penumpang di stasiun dan gerbong kereta. Tim rombongan yang berjumlah 17 orang melambangkan tahun 2017 yang berada di gerbong 1 yang melambangkan bulan Januari. Titik awal keberangkatan dari Banyuwangi, Jawa Timur dengan tujuan akhir Stasiun Gambir, Jakarta. Filosofi 1.000 km merupakan jalan yang dilalui YPPI mencapai ribuan kilometer ke berbagai wilayah di Indonesia serta banyaknya buku yang telah disalurkan. Keberhasilan acara ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Bersama aktivis literasi, Melvi dan Gultom dari Gramedia, Sinta dari Asia Foundation, Nita dari UKM Pasuruan, Eko Cahyono dari Perpustakaan Anak Bangsa Malang, Sri Sularsih selaku mantan Kepala Perpustakaan Nasional, Hermin…
Read More