Minim pengetahuan karena kurang promosi perpustakaan. Hal tersebut bisa mengubah perpustakaan menjadi ruang baca itu bentuk langkah sederhana. Oleh karena itu, tidak semua pengunjung punya waktu untuk mengunjungi perpustakaan,jika lokasi berjauhan atau sedang tidak menempuh pendidikan sekolah. Setiap sekolah maupun universitas pasti menyediakan perpustakaan, tetapi tidak maksimalkan mendorong minat pengunjung perpustakaan membaca buku, hanya untuk melakukan tugas saja.

 

Problem umum mengenai perpustakaan

Seharusnya tugas layanan perpustakaan adalah sebuah ruangan yang mencakup pendidikan, penelitian, dan sebagainya untuk memajukan kecerdasan bangsa, tetapi sayangnya berlawanan dengan fungsi perpustakaan. Karena itu pemahaman kalangan akademi masih dangkal dan sedikitnya pengetahuan. Selain itu, kebiasaan pengunjung perpustakaan hanya untuk membaca dalam beberapa jam dan mengerjakan tugas melalui sumber referensi tersedia di perpustakaan. Jumlah pengunjung perpustakaan sedikit.

Perlu maksimalkan ruang baca pada setiap gedung contoh kafe , mall, dan wisata edukasi. Agar dapat mendorong minat/ketertarikan masyarakat sekitar mengunjungi sambil membaca buku dimanapun. Supaya buku tetap menempel hobi masyarakat dan bisa membantu tingkatkan wawasan luas. Bahkan, bisa mendorong masyarakat sekitar makin aktif membaca buku.

Bagaimana cara menjadikan ruang baca ? sediakan alat bantu seperti rak, lemari atau bentuk penyimpanan buku yang menarik, sesuaikan buku dengan situasi tempat misal kafe dipenuhi dengan jenis buku memasak dan bisnis, dan sediakan kursi atau tikar gulung untuk tempat duduk bagi masyarakat sekitar. Insya allah itu bisa tingkatkan literasi masyarakat melalui ruang baca yang efektif. Selamat mencoba tata ruang baca 🙂