Koleksi disusun yang rapih pada rak sesuai dengan pengklasifikasiannya dan harus berdasarkan dengan urutan yang teratur. Tujuan dari hal ini adalah penghematan waktu bagi para pengunjung perpustakaan,saat mereka sedang mencari koleksi yang diinginkannya. Dalam mengatur koleksi bahan pustaka, tugas pustakawan wajib mengembalikan koleksi ke rak sesuai dengan urutan yang sudah tersedia, jika pengunjung sudah selesai membaca atau meminjamnya.

Cacah ulang dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama stock taking. Cacah ulang, artinya proses memeriksa stok perpustakaan dengan memeriksa catatan koleksi perpustakaan yang dimiliki, dengan stok yang ada di rak dan catatan peminjaman. Tujuannya adalah
a. Mengecek daftar buku yang hilang
b. Memperhatikan ada buku yang salah tempat, kemudian kembalian pada tempat semula
c. Memeriksa buku butuh perbaikan
d. Menentukan buku yang dapat disiangi (dibuang) dari koleksi perpustakaan.

Keharusan memeriksa stok koleksi perpustakaan dengan cara memeriksa catatan koleksi perpustakaan yang dimiliki melalui katalog dengan stok yang ada di rak dan catatan peminjaman. Oleh karena itu, sistem perpustakaan menemukan gap, yakni sempat menemukan ada beberapa koleksi yang hilang dan tidak sesuai dengan yang ada di buku peminjaman. Bahkan, jumlahnya pun tidak sesuai antara yang ada di katalog dengan yang ada di rak.

koleksi perpustakaan harus dirawat dengan baik dan efektif agar kualitas perpustakaan bertahan baik. Yang dimaksud pemeliharaan di sini adalah tindakan yang mencegah, melindungi, dan memperbaiki koleksi pada perpustakaan dari kerusakan oleh sebab alamiah dan kerusakan akibat kebiasaan buruk manusia. Yang atasin problem koleksi tersebut adalah melakukan pembetulan label yang tidak sesuai. Namun, koleksi yang ditemui dalam keadaan yang lumayan mengenaskan, yakni : berdebu, salah label, dan terkelupasnya label di punggung koleksi perpustakaan.