Perpustakaan Keliling


Tersedianya perpustakaan di institusi pendidikan atau pun di daerah ternyata tidak cukup menjawab permasalahan rendahnya minat baca masyarakat. Meskipun sarana dan prasarana memadai, terdapat faktor lain yang menghambat masyarakat mengakses perpustakaan yakni keterjangkauan.

Daya jangkau masyarakat terhadap masyarakat terbatas. Jarak tempuh dari tinggal ke perpustakaan, infrastuktur jalan yang tidak rata, terbatasnya transportasi umum mau pun pribadi ini lah faktor yang menyebabkan masyarakat tidak dapat mengakses sumber ilmu yang tersedia di perpustakaan. Tidak berhenti sampai di situ, ketika masyarakat yang dapat menjangkau perpustakaan pun tidak rutin berkunjung sehingga penggunaan perpustakaan kurang optimal. Tidak jarang ketika berkunjung ke perpustakaan, yang kita temukan hanya pustakawan dan segelintir pengunjung. Pengunjung pun tidak selalu berarti pembaca. Umumnya, buku-buku masih tersusun rapi karena jarang diakses.

YPPI melihat tantangan tersebut dan menjadikannya sebagai peluang. Untuk itu, tercetus lah ide untuk membuat perpustakaan ‘berjalan’ atau dikenal juga sebagai perpustakaan keliling. Jika masyarakat ‘tidak bisa’ mengunjungi perpustakaan, mengapa tidak jika perpustakaan yang ‘mengunjungi’ masyarakat? Mobil yang telah dimodifikasi dan desain khusus ini dimaksudkan agar antusiasme dan minat baca warga meningkat.

Dengan jadwal yang terkonsep dan pustakawan atau pengelola perpustakaan keliling adalah putra daerah setempat atau warga lokal, maka sense of belonging warga (pengelola dan pengunjung perpustakaan) akan tumbuh. Pemeliharaan selanjutnya akan dilakukan oleh masyarakat sebagai upaya partisipatif dengan sebelumnya YPPI telah memberi bekal pengetahuan seputar manajemen perpustakaan.

YPPI melakukan 11 proyek perpustakaan keliling dengan kerjasama berbagai pihak. Berikut daftar perpustakaan keliling yang telah dikerjakan:

  1. Dua unit di Bojonegoro (Pusat Informasi)
  2. Dua unit di Surabaya dan Pasuruan (PT. HM Sampoerna)
  3. Satu unit di Musi Banyuasin (Pertamina Talisman)
  4. Satu unit di Pangkalpinang (Alumni SMAN 1)
  5. Tiga unit di Kep. Anambas (Conoco Phillips)
  6. Satu unit di Kep. Natuna (Conoco Phillips)
  7. Satu unit di Gresik (PGN Saka)

Perpustakaan keliling ini didukung oleh Pemerintah setempat dan dapat diakses oleh masyarakat umum dengan ketentuan yang berlaku. Dengan kemudahan akses ini, masyarakat dapat lebih sering memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia di perpustakaan keliling dengan bijak.

 

 

 

 

Salam literasi!

About the author: admin