Mengatasi Ketidakadilan Buku

Artikel
Mari kita berbicara tentang Indonesia. Bukan hanya Surabaya, Jogyakarta, Semarang, Bandung dan Jakarta. Kita punya Sabang, Manokwari, Ambon, Kupang, Lombok dan daerah-daerah diujung luar kawasan Indonesia Timur lainnya. Kita memiliki 17.504 pulau, 1.128 suku, 750 bahasa daerah. Jumlah penduduk kita separo dari negara-negara ASEAN. Ada 250 juta orang berpikir bebas. Kalau kita bayangkan peta Indonesia, dari Aceh sampai Papua dan sama-sama pergi ke Frankfurt, peta Eropa itu akan tertutup peta Indonesia. Sebab, besarnya Indonesia itu merentang dari London sampai Moskow. Kita satu negara, mereka puluhan negara (Agus Maryono, 2014). Ketimpangan Buku Di Indonesia, per tahun sekitar 30.000 judul diterbitkan. Dengan asumsi tiap terbit dicetak 3.000 eksemplar, total buku yang beredar 90.000.000 eksemplar. Besar memang, tapi karena jumlah penduduk kita juga besar (250 juta jiwa), indeks reading per capita kita hanya…
Read More

Terbitkan Buku Tanah Keramat untuk Arek Suroboyo

Artikel
Jas merah. Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kalimat heroik yang dilontarkan mantan Presiden Soekarno itu benar-benar diresapi Dr Francis Palmos, sejarawan Australia. Dia sampai menerbitkan buku untuk mengenang perjuangan arek-arek Suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan. Laporan Muniroh, Surabaya FRANCIS Palmos berjalan cepat menuju ruang tunggu hotel bersejarah di Jalan Tunjungan, Surabaya, Rabu (22/4). Dulu hotel itu bernama Hotel Oranje, tempat perobekan bendera Belanda pada 19 September 1945. Kini hotel tersebut berganti nama menjadi Hotel Majapahit. Melihat cara berjalannya yang masih lincah, mungkin banyak yang tidak percaya bahwa pria Australia itu sudah berusia 75 tahun. Frank, begitu dia minta disapa, memang punya kenangan khusus berada di hotel berarsitektur Belanda tersebut. Karena itu, dalam kunjungan bersama istrinya, Alison Palmos, ke Indonesia pekan lalu, dia menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah, terutama di Surabaya. Sebagai sejarawan, Frank secara khusus…
Read More